Sabtu, 05 Mei 2012

Nikmatnya Wingko Babat

Wingko atau sering disebut juga Wingko babat adalah makanan tradisional khas Indonesia. Wingko adalah sejenis kue yang terbuat dari kelapa dan bahan-bahan lainnya. Wingko sangatlah terkenal di pantai utara pulau Jawa. Kue ini sering dijual di stasiun kereta api, stasiun bus atau juga di toko-toko kue. Di pulau Jawa, Wingko juga sering menjadi oleh-oleh untuk keluarga, yang menjadikan kue ini terkenal. 
Wingko biasanya berbentuk bundar dan agak keras serta biasa disajikan dalam keadaan hangat dan dipotong kecil-kecil. Wingko dapat dijual dalam bentuk bundar yang besar atau juga berupa kue-kue kecil yang dibungkus kertas. Kombinasi gula dan kelapa menjadikan kue ini nikmat. Harga kue ini dapat bervariasi tergantung tempat menjualnya dan merek wingko ini.
Wingko yang paling terkenal dibuat di Semarang. Ini menyebabkan banyak orang yang mengira bahwa wingko juga berasal dari kota ini. Meskipun demikian, wingko babat sebenarnya berasal dari Babat. Ini adalah daerah kecil di Lamongan, Jawa Timur.
Dari kota Babat, Lamongan, Jawa Timur, penganan bernama wingko itu berawal. Dimulai sejak permulaan abad ke-20, ketika warga keturunan China memulainya lewat industri rumahan. Wingko Babat Loe Lan Ing bisa disebut sebagai ujung tombak terlahirnya wingko babat yang kini kita kenal.
Loe Lan Ing (LLI) merupakan salah satu toko wingko tertua di kota Babat. Bahkan, kemasannya pun sampai hari ini tetap dibuat apa adanya, dasar putih dengan tulisan biru-merah, mengingatkan pada jajanan di tahun 1960-an. Rasa wingko babat asal Babat, Lamongan sangat kenyal pulen dan gurih tentunya. Legit ketannya yang bikin orang ketagihan.
Mulai dari proses pengolahannya yang masih tradisional, yaitu dengan cara menumbuk halus beras ketan hingga memarut kelapa yang mana kedua bahan tersebut merupakan bahan dasar dari wingko babat. Dan sekitar tahun 1950-an, proses pembuatan wingko babat mulai menggunakan mesin dalam proses pembuatannya hingga sekarang. Kini usaha Wingko Babat Loe Lan Ing dikelola oleh Ibu Kristiana sebagai generasi ke-4 dalam keluarga.
Dalam proses pembuatannya yang tidak menggunakan bahan pengawet, Wingko Babat Loe Lan Ing hanya bisa bertahan selama 5-6 hari saja. Selain melayani beberapa pesanan dan menyuplai ke beberapa pedagang, Wingko Babat Loe Lan Ing juga menyediakan sebuah ruko yang menyatu dengan pabriknya langsung. Lokasinya berada di Jl. Raya 189 Babat, Lamongan ini biasanya mulai buka dari jam 7 pagi sampai jam ±10 malam. Tapi kalau ingin mendapatkan wingko dalam jumlah banyak dan masih hangat (fresh), sebaiknya kita datang setelah jam 12 siang, karena proses pembuatan wingko dimulai dari jam tersebut. Untuk mencapai lokasinya, bisa diakses lewat Jl. Widang belok ke arah barat menuju Jl. Raya Babat, atau bisa juga melalui Jl. Bojonegoro-Jombang ke arah utara. Namun sebaiknya berhati-hati kalau mau kelokasi pada saat musim hujan, karena beberapa jalan raya babat ada yang digenangi air yang tingginya sekitar ±15 cm.
Wingko Babat Loe Lan Ing ini cukup kenyal (pulen), gurih dan juga manis, terasa sekali kelapa dan ketannya yang murni tanpa campuran. Kemasannya yang masih cukup sederhana, biasanya dijual dalam kemasan kantong plastik berisi 20 bungkus. Tapi bagi yang ingin mencoba dengan membeli bijian, juga tetap akan dilayani dengan baik. Kalau masalah harga cukup bersaing, untuk sekantong dibandrol dengan harga 45ribu rupiah. Sedangkan untuk bijian, 2.500 rupiah untuk ukuran kecil dan 12ribu rupiah untuk ukuran besar. Dalam perkembanganya, Wingko Babat Loe Lan Ing ditransformasikan ke dalam beberapa rasa, ada rasa cokelat, nangka, keju, pisang dan beberapa rasa lainnya. (Ricky Kristiyanto)

Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Wingko_babat
http://lipsus.kompas.com/jalanjalan/read/2011/03/08/08083091/Warisan.dari.Tanah.Babat
http://food.detik.com/read/2011/01/19/111623/1549685/482/wingko-yang-bukan-asli-semarang
http://wisatakuliner.com/kuliner/pusat-oleh-oleh/item/wingko-babat-loe-lan-ing.html
https://www.facebook.com/pages/WINGKO-BABAT-ASLI-SINCE-1951/141741342069





Ricky KristiyantoPosted By Ricky Kristiyanto

Terima Kasih Atas Kunjunganya Hubungi Saya

Thank You


0 Responses So Far:

Posting Komentar